Kementerian Pendidikan Luncurkan Platform AI "PintarBersama" untuk Ribuan Sekolah di Indonesia
Pemerintahan
oleh mylia
Jakarta – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi meluncurkan platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bernama "PintarBersama" pada Sabtu (8/8/2026). Program inovasi digital ini ditargetkan untuk membantu proses belajar mengajar di 5.000 sekolah yang tersebar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia.Menteri Pendidikan menyatakan bahwa platform ini dirancang untuk menciptakan pemerataan kualitas pendidikan secara nasional. "PintarBersama hadir sebagai solusi nyata atas keterbatasan tenaga pengajar di pelosok. Melalui teknologi AI, setiap murid di daerah 3T kini bisa mendapatkan materi pembelajaran dan evaluasi yang dipersonalisasi sesuai dengan kemampuan belajar mereka," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.Peluncuran ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan digital dan kualitas pendidikan yang cukup signifikan antara kota-kota besar dan wilayah terpencil. Dengan memanfaatkan AI, platform ini mampu mendeteksi kelemahan siswa dalam mata pelajaran tertentu, lalu secara otomatis menyediakan materi remedial dan latihan soal yang relevan tanpa membebani guru secara manual.Untuk memastikan program ini berjalan optimal, kementerian telah mendistribusikan lebih dari 50.000 perangkat tablet gratis dan menyediakan fasilitas pemancar internet satelit di sekolah-sekolah sasaran. Pada fase awal yang dimulai bulan depan, para guru di wilayah tersebut akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai cara mengoperasikan sistem dan membaca data analisis perkembangan siswa yang dihasilkan oleh platform tersebut.Pemerintah berharap platform "PintarBersama" dapat mendongkrak nilai literasi dan numerasi nasional hingga 25 persen dalam dua tahun ke depan, sekaligus menjadi tonggak baru transformasi digital pendidikan di Indonesia.